Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ground Breaking Jembatan Garuda di Genting Kalianak Surabaya
Surabaya, IS — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama Pemerintah Kota Surabaya memimpin kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.
Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung yang akan menghubungkan Kecamatan Asemrowo dengan Kecamatan Krembangan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat antarwilayah.
Proyek Jembatan Garuda memiliki panjang sekitar 32,8 meter dan lebar sekitar 1 meter. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 bulan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat setempat.
Pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari warga dan berbagai pihak terkait. Sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kelancaran pelaksanaan proyek sekaligus memastikan standar keselamatan kerja tetap terpenuhi.
Secara bersamaan, TNI AD juga melaksanakan ground breaking program Jembatan Garuda di berbagai daerah. Sebanyak 18 Kodim terlibat dalam kegiatan serupa yang berlangsung secara simultan.
Adapun wilayah yang terlibat meliputi Surabaya, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Ngawi, Kediri, Bojonegoro, Kabupaten Malang, Pasuruan, Jember, Kota Malang, Trenggalek, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Hingga saat ini, tercatat 68 titik pembangunan dalam program ini, terdiri atas 43 jembatan beton dan 25 jembatan perintis atau gantung. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring laporan dari satuan di lapangan kepada komando atas.
Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh TNI AD bekerja sama dengan pemerintah daerah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, mempercepat aksesibilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.