Hijaukan Warisan Kota, Kodim Surabaya Gelar Aksi Penghijauan dalam Rangka HUT Korem 084/Bhaskara Jaya ke-60

IMG-20260728-WA0184_copy_640x360

SURABAYA, IS |Memperingati HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Kodim Surabaya menggelar aksi penghijauan di Taman Hutan Kota Jeruk, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Danramil Lakarsantri Mayor Inf Budiarjo ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mengembalikan kawasan legendaris Jeruk sebagai ruang hijau yang asri dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Dandim Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Nanik Sukristina, S.Km., M.Kes., jajaran Danramil, Babinsa, unsur Forkopimcam Lakarsantri, Bhabinkamtibmas, Persit Kartika Chandra Kirana, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur mencerminkan kuatnya sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Bambang Raditya menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan.

Pada kegiatan tersebut, pohon ketapang kencana ditanam di sepanjang kurang lebih 200 meter untuk menciptakan kawasan yang lebih teduh, sejuk, sekaligus memperindah Taman Hutan Kota Jeruk yang memiliki nilai historis sebagai kawasan penghasil jeruk di Surabaya.

“Menanam pohon berarti menanam harapan. Keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga dari komitmen bersama untuk merawatnya hingga tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa kawasan Jeruk memiliki nilai sejarah sebagai sentra perkebunan jeruk sekaligus destinasi wisata pada masanya.

Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen mengembangkan kembali kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan sehingga dapat menjadi ruang terbuka hijau yang memberi manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat.

Selain penanaman pohon, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan kegiatan kembali menegaskan peran satuan teritorial sebagai motor penggerak kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *