Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI, Pgs Kasdim Surabaya: Perjuangan Pahlawan Harus Jadi Teladan Pengabdian

IMG-20260928-WA0126

SURABAYA, IS — Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Senin (28/9/2026). Sekitar 200 prajurit TNI dan Polri mengikuti Upacara Ziarah Nasional dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026.

Pgs Kasdim Surabaya Mayor Inf Sumarji bersama para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim Surabaya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan bangsa.

Upacara dipimpin Inspektur Upacara Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.Han., selaku Dankodiklatal. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, hingga pembacaan doa.

Bagi Mayor Sumarji, ziarah nasional bukan sekadar rangkaian seremonial dalam memperingati HUT TNI. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk tidak melupakan sejarah dan nilai-nilai pengorbanan para pendahulu bangsa.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan kita semua bahwa apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan mereka,” ujar Mayor Sumarji.

Usai upacara, Inspektur Upacara bersama para pejabat TNI melaksanakan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan, di antaranya makam Mayjen (Purn.) Soerahman, mantan Pangdam VIII/Brawijaya, serta Mayjen Mar (Purn.) H. Baharudin.

Suasana penuh penghormatan mewarnai prosesi tersebut. Tabur bunga menjadi simbol penghargaan sekaligus bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara.

Mayor Sumarji menegaskan, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan negara. Nilai patriotisme, menurutnya, tidak cukup hanya dikenang dalam setiap upacara, tetapi juga harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Pengabdian kepada bangsa harus terus dilanjutkan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat para pahlawan menjadi teladan bagi kita untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *