SMA Negeri 20 Surabaya Gembleng Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat LDKS 2026

IMG-20260923-WA0271_copy_640x480_copy_640x374

SURABAYA, Ikisuroboyo.com — Jiwa kepemimpinan tidak lahir secara instan. Ia tumbuh melalui proses, kedisiplinan, keberanian mengambil tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian utama dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026 yang digelar SMA Negeri 20 Surabaya selama tiga hari, Jumat-Minggu, 18-20 September 2026.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, LDKS tahun ini dilaksanakan di lingkungan sekolah. Meski demikian, berbagai kegiatan tetap dikemas secara dinamis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan para peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu, siswa melakukan persiapan dan menata barang bawaan di basecamp masing-masing.

Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan salat Ashar berjamaah di Masjid Nurul Ilmi yang berada di lingkungan sekolah. Usai ibadah, peserta mengikuti latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di lapangan sekolah.

Melalui PBB, siswa dilatih untuk memahami arti disiplin, ketertiban, kekompakan, serta kesiapan dalam menjalankan setiap tugas. Setelah kegiatan tersebut, peserta diberi waktu untuk membersihkan diri sebelum kembali melaksanakan salat Magrib dan Isya secara berjamaah.

Memasuki hari kedua, Sabtu (19/9/2026), peserta mengikuti sejumlah agenda yang menitikberatkan pada pembentukan karakter dan kreativitas. Setiap pleton secara bergantian mempresentasikan program kerja di hadapan peserta lainnya.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menyampaikan gagasan secara percaya diri, membangun komunikasi, sekaligus mengasah kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Suasana semakin semarak pada malam hari melalui kegiatan malam inagurasi. Masing-masing pleton menampilkan kreativitas yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dari hasil penilaian, Pleton 3 berhasil meraih predikat Best Pleton.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan materi keorganisasian yang disampaikan oleh pengurus OSIS dan MPK. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai organisasi, kepemimpinan, kerja sama, serta tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi siswa di sekolah.

Hari kedua ditutup dengan kegiatan jurit malam yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dirancang untuk mengasah keberanian, kekompakan, komunikasi, serta kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan secara bersama-sama.

Pada hari ketiga, Minggu (20/9/2026), peserta mendapatkan materi lanjutan yang disampaikan langsung oleh para Wakil Kepala Sekolah (Waka) SMA Negeri 20 Surabaya.

Pembekalan tersebut memberikan wawasan lebih luas mengenai peran siswa dalam organisasi, sekaligus tanggung jawab yang melekat pada diri mereka sebagai calon pemimpin di lingkungan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 20 Surabaya, Ahmad Afandi, S.Pd., Gr., mengatakan LDKS diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi memberikan pengalaman yang dapat dibawa dan diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami dengan adanya LDKS ini, semoga anak-anak pulang membawa kedisiplinan yang lebih kuat, jiwa kepemimpinan yang berkarakter, dan rasa kebersamaan yang makin erat untuk memajukan sekolah,” ujarnya.

Seluruh rangkaian LDKS 2026 kemudian ditutup melalui apel penutupan. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sekaligus menjadi penanda berakhirnya tiga hari proses pembelajaran dan pembentukan karakter bagi para peserta.

Melalui LDKS tersebut, SMA Negeri 20 Surabaya berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam berorganisasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, solidaritas, tanggung jawab, dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan organisasi di sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *