Sembilan LSM di Jawa Timur Buat Pernyataan Sikap Bersama
Banyaknya Pelanggaran Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan
Surabaya, Ikisuroboyo – Menyikapi dinamika perjalanan pemerintahan dan aparatur negara dalam melaksanakan tugas fungsi pokok pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik serta perkembangan regulasi berdasarkan Undang-Undang beserta peraturan-peraturan yang berkembang saat ini, faktanya masih ditemukan adanya beberapa temuan yang tidak sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah digariskan ditetapkan sebagaimana standar operasional pelayanan dan kelayakan dalam upaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada publik.
Ditambah masih adanya tumpang tindihnya kebijakan dan ego sektoral antara instansi maupun lembaga/badan yang berada dalam naungan satu pemerintahan, sehingga hal ini sangat mengganggu optimalisasi dalam pelayanan kepada publik. Bahkan ada dugaan mal administrasi, pungli dan penyalahgunaan kewenangan dalam pengangkatan jabatan maupun dugaan penyimpangan dalam penggunaan APBN maupun APBD oleh personal maupun instansi atau lembaga/badan pemerintahan yang menjurus pada tindak pidana korupsi. Sehingga dapat merugikan keuangan negara dan berdampak pada kemakmuran, kesejahteraan masyarakat khususnya di Jawa Timur.
Atas dasar uraian pokok-pokok pikiran tersebut diatas, maka DPD LPKAN Indonesia dan LKHAI mengajak bersama-sama FPMI, LIRA, MAKI, SEMMI, ILMISPI, PUKAT & MANTRA Provinsi Jawa Jawa Timur sebagai Non Government Organization (NGO) atau Organisasi Non-Pemerintah yang berkedudukan secara hukum di Provinsi Jawa Timur.
Pada hari Sabtu (21/5/2022) bertempat di Hotel Narita Surabaya, melakukan silaturahmi dan musyawarah bersama untuk bersepakat melakukan komitmen dalam hal melaksanakan Fungsi Bidang Pengawasan Kinerja Apartur Negara Indonesia ditingkat Pemerintahan Provinsi Jawa Timur demi terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governence) dan Pemerintahan Yang Bersih dan Berwibawa (Clean Goverment).
Masih di bulan Syawal ini, 9 (sembilan) Lembaga Masyarakat berkumpul dalam rangka silahturahmi. Acara Silahturahmi dan Musyawarah bersama beberapa Elemen masyarakat ini digelar di hotel Narita di Jalan, Bratang Surabaya. Sabtu 21 Mei 2022.
Acara ini mengajak para elemen masyarakat untuk dapat mengontrol kinerja pemerintahan dalam pemakaian anggaran.
Ibnu Fahdani Sutanto, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris LPKAN, menjelaskan acara ini digelar sebagai ajang silaturahmi, dan evaluasi terkait kegiatan Ormas dan LSM yang hadir, dalam mengawal kebijakan pemerintah kota Surabaya.
”Kami menyelenggarakan acara ini dan mengajak 9 elemen masyarakat, ada MAKI, LIRA, LKHAI, LPKAN Indonesia , SEMMI, FPMI,ILMISPI,PUKAT, MANTRA, untuk sama sama mengontrol kinerja pemerintahan terkait anggaran agar terbebas dari penyelewengan. Ada beberapa catatan yang sudah ada di rekan rekan kami selama ini,” terangnya.
Tidak menutup kemungkinan, lanjut Ibnu, nantinya kami akan menggandeng elemen – elemen lainnya untuk bersama sama melaksanakan pengawasan yang menjadi agenda kami.
”Saya berharap dengan adanya acara ini, kita semuanya bersama sama bisa bersatu menjalankan apa yang menjadi agenda kita bersama untuk mengawal dalam pengawasan kinerja pemerintahan terkait anggaran,” ungkap Ali Zaini.
“Nantinya, Semuanya akan berjalan dengan baik dan tentunya bisa saling mendukung satu sama lainnya agar tetap selalu bersinergi dengan seluruh pemerintahan,” pungkas Ali Zaini. (*)