Prajurit TNI Wajib Jadi Pionir dan Teladan di Tengah Masyarakat

IMG-20260420-WA0107_copy_640x425

SURABAYA, IS – Setiap prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dituntut menjadi pionir dalam mewujudkan kinerja institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Hal tersebut menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang semakin kompleks.

Penegasan itu disampaikan Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera hari Senin di lapangan Makorem 084/BJ, Surabaya, Senin (20/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kasrem membacakan amanat tertulis Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang ditujukan kepada seluruh prajurit.
Dalam amanatnya, prajurit diingatkan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Prajurit harus meningkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, selalu taat hukum, serta menjaga kehormatan TNI di mana pun bertugas,” tegasnya.

Selain itu, prajurit juga diminta terus memantau perkembangan situasi strategis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional, guna meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman di wilayah tugas masing-masing.

Prajurit juga diimbau untuk bijak dalam menyikapi derasnya arus informasi, khususnya di media sosial. Mereka diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.

Dengan sikap tersebut, prajurit TNI diharapkan tidak hanya tangguh secara fisik dan teknis, tetapi juga memiliki integritas mental yang kuat serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *