Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Korem Bhaskara Jaya Kobarkan Patriotisme dan Kepedulian
SURABAYA, IS – Semangat persatuan, patriotisme, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar upacara peringatan di Lapangan Makorem 084/BJ, Surabaya, Rabu (28/10/2026), untuk meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara dipimpin Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Agus Al Fauzi, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti seluruh anggota Korem 084/BJ beserta jajaran dengan khidmat.
Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan para pemuda yang pada 28 Oktober 1928 mengikrarkan persatuan bangsa. Semangat tersebut dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus menjadi landasan memperkuat nasionalisme dan tanggung jawab generasi penerus Indonesia.
Dalam upacara tersebut, Kasiops membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tema ini mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk mencintai tanah air, pantang menyerah menghadapi tantangan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Amanat tersebut menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan sumber daya alam. Kualitas karakter manusia juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan bangsa yang kuat dan bermartabat.
Patriotisme perlu diwujudkan melalui pengabdian nyata, kegigihan tercermin dalam kemampuan menghadapi kesulitan, sedangkan empati diwujudkan melalui kepedulian dan kesediaan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI. Profesionalisme, disiplin, dan keteguhan dalam menjaga kedaulatan negara perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap rakyat. Dengan demikian, pengabdian prajurit tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui peringatan ini, seluruh peserta upacara diajak terus menjaga persatuan di tengah keberagaman, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Warisan perjuangan pemuda 1928 diharapkan tidak berhenti sebagai catatan sejarah, melainkan terus hidup melalui sikap dan tindakan nyata.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dibangun melalui kerja bersama, semangat persatuan, dan pengabdian yang berkelanjutan. Korem 084/Bhaskara Jaya pun meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara dengan menjunjung tinggi nilai patriotisme, kegigihan, dan empati demi Indonesia yang semakin maju dan bermartabat.
