Munas PB.MI, LaNyalla Terpilih Aklamasi Waketum KONI Harapkan Siap Songsong Olimpiade Australia 2032

IMG-20260410-WA0352

JAKARTA, IS – AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali dipercaya memimpin Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) untuk masa bakti 2026–2030. Senator asal Jawa Timur ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV PB.MI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Munas dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum II KONI Pusat masa bakti 2023–2027, Mayjen TNI (Purn.) Soedarmo. Usai terpilih, LaNyalla beserta jajaran pengurus harian dikukuhkan oleh Soedarmo.

Keputusan aklamasi ini mencerminkan dukungan penuh dari seluruh Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia terhadap kepemimpinan LaNyalla untuk melanjutkan program pembinaan dan pengembangan organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, LaNyalla menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya dan menegaskan fokus organisasi ke depan pada penguatan tata kelola serta prestasi atlet.

“Fokus kita memperkuat tata kelola, menjaga soliditas, dan meningkatkan prestasi atlet. Seluruh Insan Muaythai Indonesia harus menjunjung integritas dan bergerak dalam satu komando,” ujar LaNyalla.

LaNyalla juga menekankan pentingnya integritas, serta mengingatkan agar organisasi tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.
PB.MI, melalui perubahan AD/ART hasil Musyawarah Luar Biasa pasca Rapat Kerja Nasional, telah membentuk Badan Yudisial yang terdiri dari Komite Disiplin, Komite Banding, dan Komite Etik untuk menegakkan aturan secara tegas.

Lebih lanjut, LaNyalla mengajak seluruh jajaran organisasi kembali fokus pada program strategis, termasuk pembinaan atlet dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional Beladiri, Kejuaraan Nasional 2026, serta persiapan menuju SEA Games Malaysia 2027.

Munas IV PB.MI menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membawa Muaythai Indonesia semakin berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Soedarmo memberikan ucapan selamat atas terpilihnya LaNyalla dan menilai kepemimpinannya mendapat dukungan kuat dari seluruh daerah.

“Proses aklamasi yang cepat menunjukkan soliditas organisasi. Ini modal penting untuk membawa Muaythai terus berkembang dan berprestasi,” katanya.

Soedarmo menegaskan bahwa Muaythai Indonesia harus mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa di kancah dunia.

“Saya memberikan penghargaan kepada seluruh peserta, pengurus, dan pengprov yang hadir dengan penuh dedikasi dan pengorbanan. Namun, semangat itu harus sejalan dengan pembinaan yang terarah. Outputnya jelas, yaitu melahirkan atlet Muaythai yang mampu menjadi juara dunia,” tegasnya.

Ia juga menambahkan harapan agar Muaythai berkontribusi pada peningkatan prestasi Indonesia di ajang multievent dunia, termasuk Olimpiade.

“Kita berharap Muaythai ke depan bisa menyumbangkan prestasi di Olimpiade, termasuk menuju Australia 2032. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong Indonesia masuk peringkat 10 dunia. Muaythai harus ambil bagian dalam mewujudkan target tersebut,” ujar Soedarmo.

Lebih lanjut, Soedarmo menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antara pengurus pusat dan daerah.

“Bangun soliditas dan sinergitas antara pengurus pusat dan pengprov. Jika itu terjaga, saya yakin Muaythai akan menjadi cabang olahraga yang disegani, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Munas yang mengagendakan pemilihan Ketua Umum PB.MI ini digelar mengacu pada AD/ART hasil perubahan, yang memungkinkan Munas dilaksanakan tanpa harus menunggu tenggat 30 hari sejak undangan, selama dimintakan langsung oleh anggota.

Perubahan AD/ART ini sebelumnya telah disahkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) atas permintaan anggota yang diajukan dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *