Kodim 0817/Gresik Tingkatkan Profesionalisme Babinsa Lewat Latihan Opsger Sistem Blok

IMG-20260609-WA0030_copy_640x480

GRESIK, IS – Kodim 0817/Gresik menggelar Latihan Teknis dan Taktis Teritorial (Latnister) Program Latihan Teritorial Sistem Blok Tahun Anggaran 2026 dengan skenario Aplikasi Teritorial Sistem Blok Operasi Gerilya (Opsger) di wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan prajurit teritorial dalam menghadapi berbagai dinamika tugas kewilayahan. Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut guna memperkuat kemampuan aparat teritorial dalam melaksanakan pembinaan wilayah.

Dalam pelaksanaannya, para Babinsa dan personel Kodim 0817/Gresik mengikuti berbagai tahapan aplikasi lapangan yang mensimulasikan kondisi nyata di wilayah binaan. Materi latihan meliputi kemampuan deteksi dini, temu cepat lapor cepat, pembinaan ketahanan wilayah, koordinasi dengan aparat pemerintah, hingga pengorganisasian komponen masyarakat dalam mendukung sistem pertahanan negara melalui konsep sistem blok.

Suasana latihan berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin. Setiap prajurit dituntut mampu mengaplikasikan pengetahuan serta keterampilan kewilayahan secara terpadu agar siap menghadapi berbagai potensi ancaman maupun tantangan yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan wilayah.

Melalui latihan ini, para personel semakin memahami peran strategis aparat teritorial sebagai ujung tombak TNI AD yang selalu hadir di tengah masyarakat. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan situasi wilayah menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung keberhasilan tugas pembinaan teritorial.

Pasiops Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Sugiono mengatakan, latihan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan prajurit dalam membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa.

“Melalui Latihan Aplikasi Teritorial Sistem Blok Operasi Gerilya ini, kami ingin memastikan setiap Babinsa memiliki kemampuan yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi di wilayah binaannya. Kekuatan pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada prajurit, tetapi juga pada persatuan rakyat yang menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan semesta,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tugas teritorial sangat ditentukan oleh kemampuan prajurit dalam menjalin komunikasi sosial, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mengoptimalkan potensi wilayah sebagai kekuatan pertahanan negara.

Mengusung semangat “Teritorial Kuat, Rakyat Bersatu, Negara Berdaulat”, latihan ini diharapkan mampu memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat sekaligus meningkatkan kesiapan Kodim 0817/Gresik dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung terwujudnya sistem pertahanan negara yang tangguh dan berkelanjutan. (Red/Pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *