Ketua umum BPI KPNPA RI: Ada Apa Dengan Polisi Mojokerto ?

IMG-20220420-WA0315_copy_512x512

Tradisi Lebaran Tukar Uang Recehan, Uangnya Ditahan Petugas

Mojokerto, Ikisuroboyo – Terkait dengan adanya pemberitaan warga masyarakat yang ingin menukar uang pecahan recehan guna keperluan lebaran, namun yang terjadi pecahan uang recehan tersebut malah ditahan petugas di Mapolres Kota Mojokerto lantaran diduga palsu.

Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Tubagus Rahmad Sukendar yang akrab disapa kang Tb Rahmad ketika dimintai tanggapannya menyampaikan, bila benar sudah ada Validitas dan dianggap sudah clear dari Bank yang diminta untuk melakukan cheking keaslian dari uang tersebut, untuk apa pihak kepolisian menahan uang dan orang yang membawanya apalagi sampai membuat BAP dengan sangkaan dugaan uang palsu. “Ada apa ini polisi mojokerto ?,” tanya TB Rahmad.

Kang TB Rahmad menambahkan, apa dasar hukum polisi menggeledah dan membawa ke polres mojokerto apakah ada surat perintah dan kenapa dalam waktu singkat datang petugas reserse, seolah sudah di skenariokan.

“Polisi jangan cari cari kesalahan rakyat kecil yang hanya cari uang receh untuk ditukar keperluan lebaran, info yang didapatkan orang tua yang membawa uang tersebut sampai sakit akibat dampak dari kasus ini.

Lanjut kang Tb Rahmad Sukendar, apa dasarnya polisi menyatakan uang tersebut palsu. Harus ada klarifikasi ke Bank dan client.
“Gugat arogansi polisi, adalah kontradiktif uang itu palsu sementara dikeluarkan dari Bank resmi, jadi saya selaku Ketua Umum BPI KPNPA RI meminta kepada korban melalui PH nya segera mengajukan permohonan bantuan dan perlindungan hukum kepada Kapolri terkait adanya dugaan arogansi dan penyalahgunaan kewenangan dari oknum penyidik. Bila terbukti ada pelanggaran kewenangan pihak penyidik maka Kapolri untuk tidak ragu ragu mencopot Kapolres, Kasat Reskrim dan Penyidiknya,” tegasnya.

Seperti diketahui, warga Sidoarjo yang sedang dalam perjalanan dari Bandung habis menukar uang guna keperluan lebaran, diperiksa dan uangnya ditahan petugas dengan dalih diduga uangnya palsu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *