Kasad Tinjau Jembatan Garuda, Danrem Kohir Dampingi: 8.314 Warga Surabaya Kini Rasakan Manfaatnya
SURABAYA, IS – Jembatan Garuda di Jalan Kalianak, Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, kini menjadi akses penting bagi ribuan warga. Jembatan sepanjang 32 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut menghubungkan aktivitas masyarakat Kelurahan Dupak dan Kelurahan Genting Kalianak.
Manfaatnya dirasakan langsung oleh 8.314 jiwa yang terdiri atas 2.472 kepala keluarga. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung Jembatan Garuda, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kasad didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, serta sejumlah Perwira Tinggi dan Pejabat Utama (PJU) jajaran TNI.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Kasad untuk melihat secara langsung kondisi jembatan sekaligus manfaat yang telah dirasakan masyarakat. Tidak hanya meninjau infrastruktur, Kasad juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga sekitar.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat. Bagi warga, kehadiran Kasad secara langsung sekaligus pemberian bantuan menghadirkan pesan bahwa pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda berawal dari gagasan setelah dirinya melihat kondisi sejumlah jembatan di Aceh, termasuk jembatan yang mengalami kerusakan hingga ambrol.
Kondisi tersebut kemudian mendorong munculnya gagasan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih aman dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Gagasan itu selanjutnya mendapat dukungan berbagai pihak serta diperkuat melalui perintah Presiden Republik Indonesia.
“Dari kondisi jembatan yang ada di Aceh, kemudian muncul ide dan gagasan. Dengan dukungan berbagai pihak serta perintah Presiden, akhirnya Jembatan Garuda ini dapat dibangun,” kata Kasad.
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari berdirinya konstruksi, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menghubungkan Kelurahan Dupak dan Genting Kalianak, tetapi juga memperlancar aktivitas warga serta membuka peluang bagi kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar Danrem.
Danrem juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda. Kepedulian tersebut penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Kini, Jembatan Garuda bukan lagi sekadar bentangan konstruksi sepanjang 32 meter. Bagi ribuan warga, jembatan tersebut menjadi jalur yang memperlancar mobilitas, mempertemukan aktivitas masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi.
Sementara bantuan sembako yang diserahkan Kasad menjadi pelengkap dari pesan penting pembangunan tersebut: bahwa kehadiran TNI tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat.
Sebuah jembatan akhirnya tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi penghubung antara pembangunan, harapan, dan kehadiran TNI di tengah rakyat.
