Bakti TNI AD 2026 Hadirkan Layanan Operasi Katarak Gratis bagi Warga Pamekasan

IMG-20260805-WA0149_copy_640x426

PAMEKASAN, IS – Kodam V/Brawijaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat melalui program Bakti TNI AD Tahun 2026 dengan menggelar skrining operasi katarak gratis di RS Larasati Pamekasan, Madura, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya penderita katarak yang membutuhkan penanganan medis agar dapat kembali memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah penanggung jawab Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) V/Brawijaya, Kolonel Ckm dr. Handy. Turut hadir unsur TNI AD, tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Yayasan Lentera Mata Indah, PERDAMI, serta jajaran RS Larasati Pamekasan yang bersama-sama mendukung kelancaran kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan kedatangan tim Kesdam V/Brawijaya dan Denkesyah Surabaya yang disambut jajaran RS Larasati Pamekasan. Dalam sambutannya, Kolonel Ckm dr. Handy menegaskan bahwa operasi katarak massal merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Operasi katarak massal merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap tingginya angka gangguan penglihatan masyarakat kurang mampu. Penanganan katarak secara preventif maupun kuratif ditujukan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang layak dan bermanfaat secara langsung. Kami juga mengapresiasi seluruh tenaga medis, Yayasan Lentera Mata Indah, PERDAMI, serta rumah sakit yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini,” ujar Kolonel Handy.

Kasdim 0826/Pamekasan, Mayor Arm Junaidi, menambahkan bahwa bakti kesehatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Kodim 0826/Pamekasan dan RS Larasati dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak melalui pemeriksaan hingga tindakan medis sesuai prosedur.

“Program bakti kesehatan ini merupakan salah satu program utama TNI AD dalam Karya Bakti Skala Besar yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI hadir membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi, khususnya di bidang kesehatan,” katanya.

Direktur RS Larasati Pamekasan, dr. H. Khoirul Umam, M.Kes., FISQua., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakitnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus wujud sinergi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Madura.

Setelah pembacaan doa, proses skrining dimulai sesuai jadwal antrean yang telah disusun petugas. Pemeriksaan melibatkan tim medis dari Kesdam V/Brawijaya, Denkesyah Surabaya, RS Larasati, serta unsur pendukung lainnya sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan medis.

Program Bakti TNI AD Tahun 2026 ini berlangsung selama tiga hari. Pasien yang telah menjalani operasi dijadwalkan kembali keesokan harinya untuk menjalani pemeriksaan kontrol sebagai bagian dari proses pemulihan dan evaluasi kondisi kesehatan mata.

Melalui bakti kesehatan ini, TNI AD tidak hanya memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus berlanjut guna menghadirkan layanan kesehatan yang semakin merata, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *